KODIMSUBULUSSALAM-MIL-TNIAD.COMSUBULUSSALAM — Kodim 0118/Subulussalam bergerak cepat dalam memastikan bantuan untuk warga terdampak banjir tersalurkan secara merata, terutama di wilayah yang masih sulit dijangkau. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dandim 0118/Subulussalam, Letkol Inf Eko Yudho Prayitno, S.I.P, usai menerima kedatangan paket bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) di Gudang Dinas Sosial, Desa Subulussalam Barat, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Minggu (30/11/2025).
Sebanyak 2.500 paket makanan siap saji dan 200 paket makanan anak tiba di Kota Subulussalam sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan bencana banjir yang telah melanda beberapa kecamatan dalam beberapa hari terakhir.
Dandim menegaskan bahwa TNI melalui jajaran Koramil akan berada di garis depan untuk mendistribusikan bantuan terutama ke wilayah yang terisolir akibat banjir.
“Kami sudah memetakan titik-titik terdampak paling berat. Prioritas kami adalah desa yang sulit diakses. Meski kondisi medan cukup berat, kami pastikan bantuan ini sampai kepada warga yang membutuhkan,” tegas Letkol Eko Yudho Prayitno.
Ia menambahkan, distribusi bantuan akan dilakukan menggunakan kendaraan taktis dan perahu karet, bekerja sama dengan BPBD, Dinas Sosial, dan jajaran pemerintah daerah.
Selain memastikan distribusi, Dandim juga menekankan pentingnya sinergi semua unsur dalam percepatan pemulihan.
“Ini bukan hanya urusan pemerintah daerah atau TNI saja, tetapi tanggung jawab bersama. Kami mengajak relawan, aparat desa, dan masyarakat untuk bahu-membahu menghadapi situasi ini,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Subulussalam H. Rasyid Bancin menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan TNI dalam penanganan banjir sejak hari pertama bencana terjadi.
Daerah yang menjadi fokus utama penyaluran bantuan meliputi Kecamatan Rundeng, Sultan Daulat, dan Longkib, tiga wilayah dengan dampak banjir paling signifikan.
Dengan adanya dukungan dari Kemensos dan soliditas antarinstansi, Kodim 0118/Subulussalam optimis penanganan banjir dapat dilakukan lebih cepat dan menyeluruh sehingga kebutuhan warga dapat terpenuhi. (Red/Mahfud)
