KODIMSUBULUSSALAM-MIL-TNIAD.COM, SIMPANG KIRI – Penantian panjang masyarakat Desa Pasar Panjang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, akhirnya berbuah manis. Jembatan Perintis Garuda yang dibangun oleh personel Kodim 0118/Subulussalam kini telah rampung dan siap menjadi urat nadi baru yang menghubungkan aktivitas masyarakat serta membuka peluang bagi meningkatnya perekonomian warga, Rabu (15/7/2026).
Rampungnya jembatan tersebut disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan oleh masyarakat. Selama proses pembangunan, personel Kodim 0118/Subulussalam menunjukkan dedikasi yang tinggi. Di bawah terik matahari maupun guyuran hujan, para prajurit tetap bekerja tanpa mengenal lelah demi menyelesaikan jembatan yang menjadi harapan masyarakat.
Salah seorang warga Desa Pasar Panjang, Ahmad Rudi, menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas program pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Kodim 0118/Subulussalam yang dinilai telah bekerja dengan penuh semangat dan pengabdian hingga pembangunan selesai.
«"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas program pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini. Terima kasih juga kepada seluruh personel Kodim 0118/Subulussalam yang telah bekerja tanpa mengenal lelah, baik saat cuaca panas maupun hujan. Kini masyarakat memiliki akses yang lebih mudah, dan kami optimistis jembatan ini akan membawa perubahan besar bagi perekonomian warga," ujar Ahmad Rudi.»
Menurut Ahmad Rudi, selama ini akses yang terbatas menjadi salah satu kendala bagi masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, mobilitas warga menjadi lebih lancar, waktu tempuh lebih singkat, serta distribusi hasil pertanian dan perdagangan diharapkan semakin efisien.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga. Jembatan ini tidak hanya menghubungkan dua wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, tetapi juga membuka akses baru yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas masyarakat, dan memperkuat kesejahteraan warga Desa Pasar Panjang serta wilayah sekitarnya.
Bagi masyarakat Pasar Panjang, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar bangunan fisik. Di balik kokohnya konstruksi jembatan itu tersimpan semangat pengabdian para prajurit, nilai gotong royong, dan harapan akan masa depan yang lebih baik. Dari setiap tetes keringat yang tercurah selama proses pembangunan, kini lahir sebuah jembatan yang menjadi simbol kemajuan, kebersamaan, dan kesejahteraan bagi masyarakat.
(Pendim)