KODIMSUBULUSSALAM-MIL-TNIAD.COM, RUNDENG – Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Makmur, Desa Teladan Baru, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Aceh, terus dipacu. Memasuki tahapan pengecoran abutmen, personel Kodim 0118/Subulussalam bekerja lebih intensif guna memastikan pembangunan berjalan sesuai target tanpa mengabaikan kualitas konstruksi, Kamis (30/7/2026).
Pengecoran abutmen merupakan salah satu tahapan vital dalam pembangunan jembatan. Struktur ini berfungsi sebagai penahan dan penopang utama konstruksi, sehingga proses pengerjaannya dilakukan dengan penuh ketelitian agar menghasilkan jembatan yang kokoh, aman, dan berumur panjang.
Di lokasi pembangunan, Serda Duwi bersama personel Kodim 0118/Subulussalam terlihat bahu-membahu menyelesaikan pengecoran. Dengan semangat pantang menyerah, mereka tetap bekerja meski di bawah terik matahari demi mengejar target penyelesaian yang telah ditetapkan.
Serda Duwi mengatakan, percepatan pembangunan dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat.
"Kami terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas. Harapannya, Jembatan Garuda segera dapat dimanfaatkan masyarakat sehingga akses transportasi menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian semakin lancar, dan roda perekonomian warga semakin berkembang," ujarnya.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan akses transportasi masyarakat Dusun Makmur dan sekitarnya. Kehadiran jembatan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi melalui kemudahan distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta aktivitas sosial masyarakat.
Dengan semangat gotong royong dan pengabdian kepada rakyat, personel Kodim 0118/Subulussalam optimistis pembangunan Jembatan Garuda dapat rampung sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.
(Pendim)