KODIMSUBULUSSALAM-MIL-TNIAD.COM, SIMPANG KIRI – Dandim 0118/Subulussalam Letkol Inf Eko Yudho Prayitno, S.I.P., menghadiri video conference bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam agenda peresmian ribuan jembatan dan 3.000 titik sumber air bersih, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat” tersebut berlangsung di Desa Pasar Panjang, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Peresmian ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pembangunan infrastruktur dasar yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Turut hadir Wakapolres Subulussalam Kompol Ikmal, Kasi Pidsus Kejari Subulussalam Anton Susilo, Camat Simpang Kiri Ramadhan, S.E., Danramil Simpang Kiri Kapten Inf Kamaruddin, Kapolsek Simpang Kiri AKP Evijarianto, Pj. Kepala Desa Pasar Panjang M. Yahya Khan, para perwira dan personel Kodim 0118/Subulussalam, perangkat desa serta masyarakat.
Dalam video conference tersebut, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melaporkan perkembangan pembangunan jembatan yang dikerjakan TNI AD di berbagai wilayah Indonesia.
Selama kurang lebih tujuh bulan, TNI AD telah mengerjakan 3.008 titik jembatan. Sebanyak 2.500 titik telah selesai, sedangkan 508 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 798 titik berada di wilayah terdampak bencana.
Pembangunan jembatan juga diprioritaskan di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Padang. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka akses masyarakat, menghubungkan antardesa, serta mempermudah warga menuju sekolah dan fasilitas kesehatan.
Salah satu jembatan yang telah selesai dibangun memiliki panjang 80 meter dan memberikan manfaat bagi sekitar 200 kepala keluarga. Dalam prosesnya, pembangunan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis, sungai dengan bentang lebar, wilayah rawa hingga keterbatasan akses pengiriman material.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang terus bekerja bersama rakyat di berbagai daerah.
Presiden menegaskan bahwa TNI merupakan Tentara Rakyat dan Polri merupakan Polisi Rakyat yang senantiasa mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat dan negara. Semangat gotong royong, menurut Presiden, merupakan kekuatan bangsa dalam melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan rakyat.
Presiden juga mengingatkan agar pembangunan nasional tetap memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang tinggal di daerah terpencil dan pedesaan.
Peresmian ribuan jembatan dan 3.000 titik sumber air bersih tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat infrastruktur dasar. Jembatan diharapkan membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, sedangkan sumber air bersih mendukung kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Keikutsertaan Dandim 0118/Subulussalam dalam agenda nasional tersebut sekaligus menunjukkan dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Kegiatan video conference di Desa Pasar Panjang berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
(Pendim)