-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dandim 0118/Subulussalam: Pencegahan dan Deteksi Dini Jadi Kunci Tangani Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 | Agustus 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-27T06:45:12Z
KODIMSUBULUSSALAM-MIL-TNIAD.COM, SUBULUSSALAM – Komandan Kodim (Dandim) 0118/Subulussalam Letkol Inf. Eko Yudho Prayitno, S.I.P. menegaskan bahwa pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kota Subulussalam.

Penegasan tersebut disampaikan Dandim saat memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 di Lapangan Apel Makodim 0118/Subulussalam, Desa Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh, Kamis (27/8/2026).

Apel gabungan diikuti sekitar 100 personel dari unsur TNI, Polri, Brimob Yon C Pelopor Kompi 2 Subulussalam, BPBD dan Damkar Kota Subulussalam. Kegiatan tersebut digelar untuk memastikan kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.

Dalam arahannya, Dandim menekankan agar seluruh unsur tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman ketika kebakaran telah terjadi, tetapi lebih mengutamakan langkah pencegahan dan deteksi dini.

“Langkah pencegahan dan deteksi dini melalui patroli rutin serta pemantauan titik panas (hotspot) jauh lebih efektif daripada melakukan pemadaman setelah api membesar,” tegas Letkol Inf. Eko Yudho Prayitno.

Menurutnya, perubahan kondisi cuaca yang memasuki periode kemarau perlu menjadi perhatian bersama. Kesiapsiagaan harus ditingkatkan melalui koordinasi dan pemantauan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi munculnya titik api di wilayah rawan.

Dandim juga mengingatkan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Brimob, relawan dan dunia usaha harus mampu bekerja sama dalam melakukan pencegahan maupun penanganan kebakaran.

Selain itu, kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian penting dalam menghadapi Karhutla. Dandim meminta pengecekan fisik dan mental personel serta kelayakan peralatan pemadaman dilakukan secara berkala sehingga seluruh unsur siap bergerak kapan saja.

Usai apel, Dandim memimpin langsung pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana. Pemeriksaan meliputi Alat Pelindung Diri (APD), termasuk Fire Fighting Suit yang digunakan petugas pemadam dari unsur Kodim, Brimob dan Damkar.

Sejumlah kendaraan operasional juga diperiksa, antara lain satu unit truk pemadam kebakaran Kodim 0118/Subulussalam, satu unit Water Cannon/AWC Brimob Yon C Pelopor Kompi 2 Subulussalam, satu unit truk Damkar Kota Subulussalam, mobil patroli Polres Subulussalam, mobil patroli BPBD Kota Subulussalam serta satu unit ambulans Kodim 0118/Subulussalam.

Dandim turut mengajak seluruh unsur terkait untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga menegaskan bahwa tindakan hukum harus dilakukan terhadap pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran lahan.

Apel tersebut turut dihadiri Kabag SDM Polres Subulussalam AKP Adriamus mewakili Kapolres Subulussalam, Kasdim 0118/Subulussalam Mayor Inf. Panarimo, Kepala BPBD Kota Subulussalam Ramadan St. M. M., Pasiops Kodim 0118/Subulussalam Kapten Inf. Tomi Marantika M., S.Sos., Kapolsek Simpang Kiri Iptu Evizarrianto, S.AB., Wadan Brimob Yon C Pelopor Kompi 2 Subulussalam Ipda Nofriyanto, Kabid Damkar Kota Subulussalam Madin Cibro, S.E., serta personel TNI, Polri, Brimob, BPBD dan Damkar.

Melalui apel gabungan tersebut, Kodim 0118/Subulussalam memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor guna mencegah serta menangani Karhutla secara cepat dan tepat di wilayah Kota Subulussalam.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib, aman dan lancar.

(Pendim
×
Berita Terbaru Update