KODIMSUBULUSSALAM-MIL-TNIAD.COM, SIMPANG KIRI – Warung kopi menjadi salah satu sarana Babinsa Koramil 01/Simpang Kiri Kodim 0118/Subulussalam dalam membangun komunikasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan. Hal tersebut dilakukan Serka Dedi Purwito saat melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh, Rabu (26/8/2026).
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Serka Dedi berdialog dengan warga sekaligus menyampaikan sosialisasi tentang bahaya dan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Menurutnya, edukasi secara langsung menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
Serka Dedi mengajak warga untuk bersama-sama menjaga hutan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Masyarakat juga diingatkan agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Menjaga hutan bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita tingkatkan kepedulian dan kewaspadaan serta segera laporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” ujar Serka Dedi.
Ia menjelaskan, Karhutla dapat memberikan dampak yang luas, mulai dari kerusakan lingkungan hingga terganggunya aktivitas masyarakat. Oleh sebab itu, pencegahan harus menjadi perhatian bersama dan dilakukan sejak dini.
Selain menyampaikan imbauan, Komsos tersebut juga dimanfaatkan Babinsa untuk mendengarkan informasi dan masukan dari warga mengenai kondisi lingkungan di wilayah Desa Lae Oram. Komunikasi yang terjalin diharapkan semakin memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Serka Dedi berharap kesadaran warga untuk menjaga hutan dan lingkungan terus meningkat. Dengan kepedulian, kewaspadaan dan kerja sama masyarakat, potensi Karhutla di wilayah Desa Lae Oram diharapkan dapat dicegah sedini mungkin.
(Pendim)