KODIMSUBULUSSALAM-MIL-TNIAD.COM, SUBULUSSALAM – Komandan Kodim (Dandim) 0118/Subulussalam Letkol Inf Eko Yudho Prayitno, S.I.P. menghadiri Upacara Hari Jadi ke-64 Kota Subulussalam bersama unsur Forkopimda di Lapangan Sada Kata, Desa Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh, Senin (14/9/2026).
Kehadiran Dandim dalam momentum hari jadi tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan, menjaga stabilitas serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Upacara yang mengusung tema “Bersama Wujudkan Generasi Emas, Subulussalam Maju dan Sejahtera Membangun Subulussalam Maju” itu diikuti sekitar 500 peserta. Hadir di antaranya Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh Dr. Husnan, ST, MP, Kadis Sosial Provinsi Aceh Budi Afrizal, S.KM., M.KM., Wakil Bupati Aceh Singkil Hamzah Sulaiman, SH, Wali Kota Subulussalam M. Rasyid, Kapolres Subulussalam AKBP M. Yusuf, SIK, Kajari Subulussalam Andie Saputra, SH, CRMO, Ketua DPRK Subulussalam Ade Fadly Bintang, S.Ked., serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Bertindak sebagai pembina upacara Wali Kota Subulussalam M. Rasyid, pemimpin upacara H. Syahpudin, S.Pd.I., MM, dan perwira upacara T. Ridwan. Peserta upacara terdiri dari personel Kodim 0118/Subulussalam, Brimob, Polres, Satpol PP, Dishub, ASN serta siswa-siswi SMA, SMK, MAN, SMP dan SD se-Kecamatan Simpang Kiri.
Dalam amanatnya, Wali Kota Subulussalam M. Rasyid mengajak seluruh elemen daerah menjadikan Hari Jadi ke-64 sebagai momentum untuk mengenang jasa para perintis sekaligus melanjutkan cita-cita pembangunan daerah.
Ia juga mengajak seluruh pihak mengesampingkan perbedaan politik dan masa lalu serta menyatukan langkah dalam membangun daerah. Pembangunan, menurutnya, merupakan estafet yang harus dilanjutkan dari satu generasi ke generasi berikutnya dengan memperbaiki program yang masih kurang dan mempertahankan berbagai program yang telah berjalan baik.
Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat dan rencana Sekolah Nasional Terintegrasi. Di sisi lain, peningkatan konektivitas dan infrastruktur menjadi perhatian, seperti akses jalan Subulussalam–Rundeng, jalan menuju Cipare-Pare di Kecamatan Sultan Daulat dan akses menuju Darussalam di Kecamatan Longkib.
Selain pembangunan fisik, pelestarian bahasa dan budaya Singkil turut menjadi perhatian. Pemerintah berencana memperkuat Bahasa Singkil dan Kebudayaan Singkil dengan melibatkan budayawan, tokoh adat, seniman, guru dan masyarakat, sekaligus mendorong pelestarian berbagai warisan budaya daerah.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan prasasti perubahan nama RSUD Kota Subulussalam menjadi RSUD H. Meurah Sakti, SH., pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh yang berperan dalam proses pemekaran daerah serta pemotongan tumpeng.
Dandim 0118/Subulussalam Letkol Inf Eko Yudho Prayitno, S.I.P. menegaskan bahwa sinergi TNI dan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman, kondusif dan mendukung percepatan pembangunan.
“Melalui momentum Hari Jadi ke-64 ini, mari kita perkuat kebersamaan dan sinergi seluruh komponen daerah. TNI akan terus mendukung pemerintah daerah dalam berbagai upaya positif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Upacara Hari Jadi ke-64 Kota Subulussalam berlangsung dengan tertib, aman dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
(Pendim)